Thursday, June 21, 2012

Mengatasi Rasa Bosan

Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.
Ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca. Suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa saja menjadi emas.

Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu. Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila dipegang, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya.

Sunday, June 03, 2012

Dilarang Menghina

Tidak jarang kita mendengar di lingkungan kita seseorang yang menghina atau mengolok-olok saudaranya, atau sebuah kelompok melakukan hal itu terhadap kelompok yang lain. Hal ini bukanlah suatu hal yang asing lagi di lingkungan kita berada pada zaman ini. 
Berapa banyak pertikaian yang ada di bumi Allah ini terjadi karena dimulai dengan saling hina dan ejek. Berapa banyak pula kasus pembunuhan kita mendengarnya setiap hari melalui media cetak dan elektronik yang diawali dengan pertikaian mulut. Kalaulah boleh ditarik kesimpulan tidaklah sebuah pertikaian, pembunuhan, dan pertengkaran terjadi kecuali selalu diawali dengan peperangan mulut dengan saling hina, ejek, dan menjatuhkan satu sama lain.

Belenggu Cinta

Pernahkah anda berada dalam situasi yang mana cinta menjadi fokus utamanya? Disaat anda perlu menjawab pertanyaan dimana anda hanya mempunyai 2 pilihan iaitu YA atau TIDAK. Disaat apapun jawapan yang anda pilih, keduanya akan mengubah hidup anda dan sudah pasti akan meninggalkan satu kesan yang mendalam didalam hati yang mampu diingati sehingga ke hari tua. Ya, tak lain tak bukan, " Maukah kamu jadi pacar saya?".


Aneh bukan hidup ini? Kadang-kala ketika kita sedang terdesak mencari cinta, cinta itu hilang umpama kita telah ditakdirkan lahir ke dunia tanpa mempunyai cinta di hati kita. Sehingga membuatkan diri tertanya-tanya kemana perginya cinta didalam dunia ini.. Tetapi ketika hati sedang gembira dengan hidup yang sudah ada dan tidak lagi mengharapkan cinta di hati, saat itulah cinta yang lain datang merubah suasana. Kerana jawaban yang diberikan tetap memberi akibat yang sama. akibat yang membuatkan kita jadi janggal. Walaupun dalam hati gembira kerana masih ada insan yang sanggup untuk berbagi cinta mereka, tetapi hati tetap mengeluh kerana beratnya ingin menjaga hati orang lain.

Saturday, June 02, 2012

Engkaulah pelengkap hidup

Dalam dunia ini kita tidak punya sesiapa,
Kecuali diri sendiri….. Tetapi…Dalam kita bersendirian,kita beruntung kerana….
Mempunyai seorang sahabat yang memahami kita. Sebagaimana kita Mengharapkan keikhlasan dan kejujuran Seorang sahabat,begitulah juga dia. 

Tetapi kita sering terlupa akan hal itu.
Cuma yang kita tahu hanya tentang harapan dan perasaan kita. Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya. Kita tidak memberi dia peluang untuk menerangkan keadaannya. Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesalahan dan membela diri. 

Hidup ini Amanah bukan Hadiah

Kasih Ibu Sepanjang Masa

Kisah Sepohon Pohon Apel


Tertulis sebuah kisah di sebuah perkampungan yang nun hening berdekatan lereng sebuah gunung, suasananya tersangat indah pada ketika pagi dan petangnya dihamparan rumput menghijau yang luas memenuhi kawasan persekitaran kaki gunung tersebut, indahnya gunung tersebut diberi nama gunung permata. Dan di kelapangan luas pembentangan ladang rumput yang menghijau tersebut tumbuh sepohon pohon apel yang sangat besar, subur dan rindang, dan pohon apel tersebut juga merupakan tempat bermain seorang anak yang selalu menghabiskan banyak waktunya dengan bermain bersama pohon apel tersebut, pohon apel tersebut merasa sangat gembira melihat anak-anak tersebut asyik bermain dengan dahan-dahannya yang rindang. Sambil bermain anak-anak itu turut menikmati buah apel yang sangat manis dan ia makan sepuas-puasnya dan sekeyang-keyangnya sehingga ianya terlelap dan lena dibuai dedaunan yang segar membaluti tubuh anak-anak tersebut di atas dahan-dahan yang rendang. Begitulah kisah persahabatan diantara anak-anak itu dengan pohon apel tersebut, begitu jugalah setiap hari anak-anak itu pasti akan datang bermain bersama dengan pohon apel tersebut dan pulang bila waktu hampir menjelang malam.