Thursday, January 19, 2012

Surat Cinta Untuk Suamiku

Surat Cinta untuk Suamiku

Entah dengan apa ku harus menggambarkan segala rasaku padamu..
Tak cukup dengan untaian kata, dan barisan kalimat indah..
Tak mampu tergambar dengan pewarna apapun, semuanya terlalu indah..
Tak kan ada kanvas yang mampu membingkai semua warna tentangmu..
Karena kau begitu indah disini.. dihatiku..

Sunday, January 15, 2012

Tentang shalihah..

Ketika semua alasan untuk bahagia itu seakan tiada, maka ada satu hal yang harus kita tanyakan pada hati kita, sudahkah kita memperhatikan apa yang Allah inginkan, atau kita justru lebih sering menuntut apa yang kita harapkan agar menjadi kenyataan?

Biarkan saja ia pergi…

Tentang hati... Lagi-lagi adalah hal yang tak habis untuk dibahas. Ukhty pernah merasa jatuh cinta atau ditinggalkan cinta?

Ok,,ok... Bukan itu maksudnya hanya saja kita sebagai wanita memiliki hati yang begitu “lembut”, bahkan saking lembutnya kita seringkali menangis untuk hal-hal yang tidak pantas untuk kita tangisi. Ya. Tentang hati ! Orang yang punya hati sudah pasti bisa merasa berbunga tapi juga bisa menitikkan gerimis yang akhirnya membadai,perih. Apalagi kita, karena kita adalah  wanita.

Jatuh Cinta

Bila Engkau Jatuh Cinta.......
Bila Engkau Jatuh Cinta
Biarkan pikirmu pergi ke langit yang tinggi
tapi kakimu harus tetap berpijak di bumi

Bila Engkau Jatuh Cinta
Wanginya kasturi mungkin akan mewarnai
tapi tajamnya duri juga siap menanti

Bila Engkau Jatuh Cinta
Gelombang Samudra adalah hatimu
Cerah mentari adalah senandungmu
Rimba tak bertepi adalah khayalmu

Bila Engkau Jatuh Cinta
Berjalanlah dengan nuranimu
dan bacalah peta akalmu

Bila Engkau Cinta
Nikmatilah setiap alirannya
tapi jangan engkau tenggelam karenanya

Karena tak ada cinta yang sejati di dunia ini
Karena cinta sejati hanya milik Ilahi

Pesankan Untukku Satu Kamar Di Neraka!


(Diambil dari majalah Iskandariah Mesir ‘MANAR ISLAM’)

Menurut majalah tersebut, pada suatu hari, seorang gadis yang terpengaruh dengan cara hidup masyarakat Barat menaiki sebuah bis mini untuk menuju ke tujuan di wilayah Iskandariah. Malangnya walaupun tinggal di bumi yang terkenal dengan tradisi keislaman, pakaian gadis tersebut sangat menyolok mata. Baj
unya agak tipis dan seksi hampir terlihat segala yang patut disembunyikan bagi seorang perempuan dari pandangan lelaki ajnabi atau mahramnya.