Monday, May 14, 2012

Ikhlas kah dirimu,,,


Suatu ketika, Abu Umamah Al-Bahili RA (W. 86H), salah seorang sahabat setia Nabi asal Syam (Suriah) bercerita, ada seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW dan kemudian bertanya, ”Wahai Rasulullah, apa pendapat Tuan ketika melihat seseorang yang berperang, tapi mendapatkan upah dan ketenaran?” Nabi SAW menjawab, ”Dia tidak mendapatkan apa-apa!” Laki-laki itu bertanya lagi hingga tiga kali, dan jawaban Rasulullah pun tetap tidak berubah. Akhirnya, Nabi SAW berkata untuk yang terakhir kalinya, ”Sesungguhnya Allah tidak menerima amal seseorang tanpa ia ikhlas melakukannya dan semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah.” (HR An-Nasai).

Jangan Suka Marah ya,,,,,,


Dikisahkan bahwa setelah pihak Quraisy meninggalkan medan Uhud dengan penuh kemenangan, Nabi SAW dan para sahabatnya kembali ke lembah Uhud guna mengambil jenazah para syuhada untuk dikuburkan. Saat itulah Nabi SAW secara khusus pergi mencari jenazah pamannya, Hamzah bin Abdul Muthalib.
Ketika beliau menemukan jenazah Hamzah dalam keadaan terkoyak, beliau tertunduk. Dari pelupuk matanya mengalir air mata tak henti-hentinya. Dengan suara bergetar menahan kepedihan, beliau berkata, ”Tidak pernah kusaksikan seseorang yang mengalami malapetaka seperti engkau ini, wahai pamanku. Belum pernah aku saksikan suatu peristiwa yang begitu menimbulkan amarahku seperti peristiwa kematianmu ini.”

Ketajaman Hati Seorang Mukmin


Syekh Atha’ as-Silmi dikenal sebagai guru mengaji yang tulus. Selain itu, ia juga dikenal sebagai seorang yang pandai menenun pakaian. Sekali dalam seminggu, ia membawa hasil tenunannya ke pasar untuk dijual. Syekh Atha’ as-Silmi sangat yakin bahwa tenunannya sangat apik dan tak ada cacat.
Di tengah hiruk-pikuk keramaian pasar, kalimat tasbih dan tahmid mengiringi hembusan-hembusan napasnya. Tiba-tiba, ada seseorang yang mendekat dan melihat-lihat pakaian tenunannya. Orang tersebut adalah seorang penjahit. Kemudian, orang itu berkata, “Baju ini cukup bagus. Namun sayang, ada cacatnya, ini, ini, dan ini.”
Dengan tanpa kata, Syekh Atha’ menyahut pakaiannya dari tangan orang itu. Kemudian, dia duduk dan menangis terisak-isak. Orang itu bingung melihat Syekh Atha’ menangis. Namun, penyesalan tampak di wajahnya atas apa yang diucapkan. Dia meminta maaf bila ucapan tadi melukai hati. Dan, dia mau membeli tenunan itu berapa pun harganya.

Kendalikan Cintamu


Cinta adalah bagian dari fitrah, orang yang kehilangan cinta dia tidak normal tetapi banyak juga orang yang menderita karena cinta. Bersyukurlah orang-orang yang diberi cinta dan bisa menyikapi rasa cinta dengan tepat.


“Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (Al-Qur`an: Al-Imron ayat 14)

Wednesday, May 02, 2012

Lambang Yahudi Dalam PC anda!

Assalammualaikum Warahmatullah...

Kawan2...
sadar tak sadar..
rupanya ada lambang YAHUDI dalam PC kita sendiri...
ha,,,,!

Kenapa??
tak pecaya..?

Cara2 mau detect logo nih...